Kapolri Mendapatkan Informasi Bahwa Ada Satu Pelaku Bom

Tahukah Anda bahwa hasil upaya dan doa dari Kapolri mendapatkan informasi bahwa ada satu pelaku bom? Pelaku teroris memiliki upaya mengganggu keamanan nasional. Anda tentunya mengetahui yang dimaksud dari mengganggu keamanan nasional ini dimulai dari membuat keamanan negara terganggu karena rakyat merasa tidak aman. Tersangka yang membuat negara tidak aman ada enam orang pelaiku teror.

Enam orang yang menjalani tindakan terorisme telah ditangkap baik hidup atau mati dengan menetapkan semuanya sebagai tersangka. Dalam pengetahuan tersebut diketahui bahwa ada satu orang yang menyiapkan dna merakit sendiri bom tersebut. Didalam bom tersebut diletakkan paku dan juga mur yang sangat banyak. Sehingga walaupun memiliki daya ledak yang tidak terlalu besar namun korban yang ada diharapkan sangat banyak. Dengan demikian walaupun tidak meledak secara besar namun dentuman dan juga korban yang ada di lingkungan sekitar sungguh sangatlah banyak. Setelah kejadian yang terjadi tersebut polisi mengamankan tiga belas orang yang diduga teroris. Namun hanya enam orang yang terduga kuat merupakan pelaku bom tersebut sehingga enam orang dinyatakan sebagai tersangka. Ketika dikonfirmasi Kapolri Jendral Bahrodin Haiti mengatakan bahwa dari keenam orang tersebut satu orang yang memiliki peranan sebagai perakit bom tersebut. Namun demi keamanan satu orang tersebut masih dirahasiakan identitas asli dari pelaku tersebut.

Jendral Bahrodin mengatakan bahwa penetapan enam orang teroris tersebut sebagai tersangka sudah sejak tanggal 19 Januari 2016. Hal ini karena pada gelar perkara diketahui bahwa teroris yang ditangkap tersebut dengan sah dan meyakinkan menjadi otak dibalik ledakan bom di Thamrin kemarin. Namun Kapolda Jawa Timur ini masih enggan untuk mengungkapkan identitas keenam orang ini lebih jauh. Akan tetapi ketika semuanya telah diketahui maka tak akan lama mendapatkan informasi yang jelas dan akan disampaikan kepada media dan masyarakat Indonesia. Dari pemerintah sendiri mengatakan bahwa segala informasi akan disampaikan kepada masyarakat dan pemerintah akan menindak tegas semua teroris yang mengganggu keamanan nasional. Dengan demikian akan diketahui bahwa tindakan mengenai upaya mengganggu keamanan dan membuat resah masyarakat akan dikenali serta dibasmi.

Comments for this post are closed.